Showing posts with label Muscle Memory. Show all posts
Showing posts with label Muscle Memory. Show all posts

Wednesday, December 18, 2013

Naruto Melatih Muscle Memory



Jika orang terpandai di desa Konohakure adalah Shikamaru dengan IQ diatas 200 (Pembajakan Brain Memory) maka kalau Anda ditanya siapa orang paling bodoh di desa Konohakure? Jawabannya adalah Uzumaki Naruto. Walaupun menjadi tokoh yang paling bodoh, namun menjadi pusat cerita di komik Naruto. Semenjak kecil, Naruto sudah menjadi yatim piatu. Naruto juga dijahui penduduk kampung yang ketakutan karena di dalam tubuh Naruto terdapat Biju. Agar penduduk kampung memperhatikan dan menganggap diri nya ada, Naruto sering kali membuat keonaran dan bercita-cita menjadi Hokage (kepada Desa).
 
Sebagai orang yang paling bodoh di komik Naruto, di seri satu dari skala 1-4, kecerdasan (brain memory) Naruto ditempatkan diposisi 1. Menariknya di seri dua dan ketiga, kecerdasan Naruto semakin naik. Saat kecerdasan naik juga berdampak pada kekuatan yang lain. Berikut adalah peta kemampuan Naruto dari seri 1 sampai dengan seri 3.

Series
Kekuatan
Total
Tangan
1
2
1.5
1
1
2
2
4
1
14.5
2
3
2
1
1.5
3
3
4
1
18.5
3
4
3.5
2
3
3.5
3.5
5
1.5
26
 
Pertanyaannya, Bagaimana bisa Naruto yang menjadi orang paling bodoh mampu menjadi orang yang jenius (dari kecerdasan tingkat 1 menjadi kecerdasan tingkat 3)?
 
Jawabannya sejalan dengan seberapa keras Naruto membentuk "muscle memory". Selama hidupnya naruto memiliki beberapa guru. Di Seri 1, guru Naruto selama di Akademi Ninja adalah Guru Iruka. Di Seri 1, Naruto masih dikenal sebagai orang paling bodoh di akademi Ninja, karena Naruto tidak pernah melatih yang sudah diajarkan Guru Iruka. dari sekian jurus yang diajarkan guru Iruka, naruto hanya menguasai satu juru saja, yaitu Jurus Seksi (Oiroke no Kutsu (Sexy no Kutsu)). Masih di Seri 1, setelah Naruto lulus dari akademi ninja, Naruto mendapatkan guru kedua bernama Kakasi. Ninja cerdas ini mengajarkan Ninjutsu kepada Naruto. Setelah mendapatkan guru Kakasi, Naruto mulai lebih banyak melatih muscle memory nya. Apa yang diajarkan guru nya, dilatihnya dengan sangat keras. Dari latihannya dengan guru Kakasi, Naruto menguasai juru Serangan Shuriken Segala Arah (Naruto Ninpocho, Shihou Hapou Shuriken no Maki), Derita Seribu Tahun (Sennen Goroshi)Jurus Harem (Harem no Jutsu)Uzumaki Naruto 2000 Kombo (Uzumaki Naruto Nisen Rendan), Amukan Naruto Uzumaki (Uzumaki Naruto Rendan), Kloning Bayangan (Kage Bunshin no Jutsu).
 
Berbeda dengan seri 1, Naruto di seri 2 mendapat guru dari level Sannin yaitu Jiraiya. Dengan pola pendidikan yang dilakukan guru ketiganya, Naruto mau tidak mau dipaksa untuk terus melatih muscle memory nya. Jiraya yang suka berpetualang membuat nya hanya memberikan sedikit teori untuk mengisi brain memory nya. Dan Jiraya selalu memberikan target waktu kepada Naruto untuk menguasai jurus yang diajarkan. Dari proses mescle memory dengan guru Jiraya, Naruto menguasai jurus  Rasengan (Rasengan), Sennin Mode dan Teknik Panggilan (Kuchiyose No Jutsu). Walaupun hanya memperlajari dua jurus, namun kedua jurus tadi adalah jurus kelas tinggi, terutama jurus Rasengan. Jurus ini  dalam sejarahnya hanya dikuasai lima orang ninja saja.
 
Semakin Naruto memaksimalkan muscle memory nya maka semakin cerdas juga Naruto. Itu lah yang dialami Naruto di seri ke 3. Di seri ini Naruto mendapatkan guru bernama Yamato dan Killer B. Dari kedua orang ini, Naruto menguasai jurus yang lebih hebat lagi Kyuubi chakra Mode dan Bijuu Mode. Dengan kedua jurus tadi, Naruto menjadi Ninja yang sangat hebat.

Sunday, December 1, 2013

Wadah Rezeqi

Dua tahun berturut-turut (1985 dan 1986), Evelyn Adams memenangkan hadiah New Jersey sebesar $5,4 Juta atau jika $1 senilai dengan Rp 10.000, maka Evelyn Adams mendapatkan hadiah senilai Rp 54 Miliar. Menariknya, Evelyn Adams menghabiskan semua uang nya tanpa sisa. Diakhir hidupnya dia harus hidup di sebuah trailer park.

William "Bud" Post melakukan hal yang lebih gila lagi, karena dia memenangkan hadiah dari Pennsylvania sejumlah $16,2 Juta atau setara dengan Rp 162 Miliar. Dia kemudian menginvestasikan uangnya untuk bisnis mobil dan restoran. Setahun kemudian, Bud berhutang $1 Juta dan dinyatakan bangkrut. Saat ini, Bud hidup dengan jaminan sosial pemerintah.

Sebaliknya, di tahun 1990, seorang pengusaha property mengalami kemerosotan sedemikian parah hingga harus menanggung hutang perusahaan sebesar $3,5 juta dam hutang pribadi sebesar $900 juta. Lima belas tahun kemudian, tepatnya di tahun 2005, majalah Forbes memasukkan nama orang ini ke dalam daftar 400 orang terkaya di Amerika. Dia mengubah hutang $903,5 juta menjadi keuntungan bersih sebesar 2,7 miliar. Pengusaha ini bernama Donald Trump.

Pengalaman hidup di atas menjadikan saya semakin yakin bahwa manusia memiliki wadah untuk menampung rezeki. Ada orang yang memiliki wadah besar sehingga bisa menampung banyak rezeki, dan ada orang yang memiliki wadah kecil hingga sedikit pula rezeki yang ditampung. Anggap saja ada seseorang yang memiliki wadah kecil dan hanya mampu menyimpan air 1,5 L. Walaupun, wadah tadi diisi oleh air yang selalu mengucur dari keran, tetap saja wadah tadi hanya bisa menyimpan 1,5 L air saja.

Evelyn Adam dan William "Bud" Post adalah contoh-contoh orang yang wadah rezeki nya kecil. Hadiah jutaan dolar yang mereka terima, tidak membuat hidup mereka nyaman dibelakang hari. Karena wadah rezeki mereka yang kecil, tidak mampu menyimpan rezeki melebihi wadahnya. Cerita mereka berdua berbeda dengan Donald Trum yang memiliki wadah besar. Seterpuruk apapun Donald Trump, wadah nya yang besar menginginkan untuk diisi.

Perhatikan juga acara reality show di RCTI yang sempat naik daun di tahun 2009 berjudul Uang Kaget. Acara yang dipandu Helmi Yahya ini memberikan uang Rp 10 juta kepada target acara yang kemudian diminta untuk menghabiskan dalam waktu 30 menit. Perhatikan barang-barang yang dibeli oleh para target. Rata-rata mereka membeli beras, TV, Kulkas, dan barang-barang konsumtif lainnya. Walaupun ada juga target acara yang terlihat memiliki wadah rezeki yang lebih agak besar dengan membeli emas. Barang yang dibeli oleh target sebenarnya juga menunjukan seberapa besar wadah rezeki yang dimiliki oleh seseorang. Orang-orang dengan wadah rezeki kecil menghabiskan rezeki untuk menghabiskan waktu untuk membeli barang-barang konsumtif. Sedangka orang dengan wadah rezeki besar menghabiskan waktu untuk membeli barang-barang investasi.

Beruntung ada kabar baik yang sekaligus kabar buruk untuk Anda, wadah rezeki tadi bisa menjadi lebih besar dan lebih kecil. Perkembangan wadah rezeki tergantung dari perilaku atau habbit kita. Semakin jelek habit kita maka semakin wadah kita kecil, dan semakin baik habit kita maka akan semakin besar wadah rezeki kita. perhatikan filosofi wadah rezeki berikut;


Rezeki sudah ditetapkan oleh Tuhan.
Bukan pada jumlahnya, tapi pada caranya
Dia yang malas akan dimalasi rezeki
Dia yang baik hati, rajin, jujur sering dikunjungi oleh rezeki yg kangen
Dia yang bermanfaat bagi sesama, rezekinya langsung & khusus dari Tuhan
Sebelum menyalahkan rezeki sebaiknya kita memeriksa ketetapan sikap kita


Habit baik tidak diturunkan, namun harus dilatih. Sesuai dengan Kitab Babon Rahasia Sukses, habit diperoleh dari berilmu, beramal sholeh dan ditutup dengan memuliakan orang lain. Mengejar ilmu akan membentuk brain memory dan beramal sholeh dan memuliakan orang lain sebenarnya bagian dari berlatih mempraktekan. Latihan-latihan tadi akan membentuk myelin (muscle memory). Manusia yang mengasah brain memory­-nya saja akan menjadi manusia formula, dan manusia yang mengasah muscle memory-nya saja akan bergerak secara reflektif otomatis. Gabungan antara keduanya akan memunculkan sebuah daya saing yang berlimpah dalam bentuk nilai-nilai yang intangible, serta perubahan tangible dahsyat yang akan berbeda dibandingkan dengan orientasi-orientasi sebelumnya.  
 
Berkah selalu
N. Kuswandi